Sejarah

Komunitas Tari UAD dibentuk pada tanggal 13 Juli 2012. Tujuan  dari terbentuknya komunitas ini adalah untuk mewadahi bakat – bakat seni mahasiswa UAD di bidang tari dan juga menumbuhkan rasa cinta terhadap kesenian Indonesia.

Pada bulan Mei 2012, komunitas ini mengikuti seleksi daerah bernama PEKSIMIDA 2012 (Pekan Seni Mahasiswa Daerah). Guna memudahkan dalam penyebutannya, maka komunitas ini diberi nama Panca Prawesti. Nama ini digunakan hingga tahun 2014.

Dalam perjalananya menuju tahun 2014, komunitas ini telah mengadakan sebanyak dua kali pagelaran. Pagelaran pertama pada tanggal 8 Desember 2013 dengan nama acara Dance Movement I yang menampilkan 12 tarian kreasi anggota komunitas di Kampus II UAD. Pegelaran ke dua pada tanggal 24 Mei 2014 di Gedung XT Square dengan nama acara Kemilau Nusantara Panca Prawesti yang menampilkan lebih dari 12 tarian Indonesia yang berasal dari Sabang hingga Merauke.

Pada 1 Juni 2014, nama ini diganti menjadi Kirana Bhaskara atas usulan salah satu petinggi dalam komunitas dan untuk mensahkan komunitas tari menjadi sebuah UKM Tari pada tanggal 6 Juni 2014.

“Kirana”, dalam bahasa sansekerta berarti “cahaya”. Sedangkan “Bhaskara” berarti “matahari” (yang sinarnya indah). Dengan begitu, Kirana Bhaskara berarti Cahaya Matahari yang merupakan lambang Muhammadiyah. Selain itu, Kirana Bhaskara diharapkan mampu menjadi  inspirasi dan pencerah bagi kesenian di Universitas Ahmad Dahlan, khususnya di bidang seni tari.

Pada  6 Juni 2014, UKM Tari mengikuti PEKSIMIDA 2014 yang menampilkan dua tarian yakni Tarian Tudung Tingkup dan Muli Di Batayyan.

Leave a Reply